MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • TRAVEL/
  • Awak Kabin Maskapai Ini Selalu Hilang Ketika Berada di Bandara
Ilustrasi penumpang di kabin pesawat.

Awak Kabin Maskapai Ini Selalu Hilang Ketika Berada di Bandara

Kamis, 1 Februari 2024 – 04:00 WIB

Jakarta – Awak kabin dari Pakistan International Airlines (PIA) sekali lagi mengalami kejadian menghilang di Kanada. Setelah pendaratan, mereka tidak memberikan laporan kembali kepada maskapai dan tidak dapat ditemui.

Baca Juga :

Pasang Vending Machine Produk UMKM di Bandara Soetta, BNI Pastikan Masyarakat Bisa Akses 24 Jam

Dilansir dari Simple Flying, Rabu, 31 Januari 2024, Kejadian ini bukanlah suatu hal yang baru, sebab sejak tahun 2019, awak PIA telah meninggalkan pos mereka di luar negeri. Namun, insiden ini tampak semakin meningkat belakangan ini.

Ilustrasi kursi duduk pesawat.

Baca Juga :

Pertamina Patra Niaga Fasilitasi Pembelian Kredit Karbon untuk Penerbangan Netral Karbon

Pada tanggal 19 Januari 2024, penerbangan PK781 Pakistan International Airlines (PIA) berangkat dari Bandara Internasional Islamabad (ISB) pukul 16:21 dengan destinasi Toronto, Kanada. Penerbangan tersebut menggunakan pesawat Boeing 777-200LR tahun 2005 dengan registrasi AP-BGY dan MSN 33781.

Data pelacakan dari Flightradar24 menunjukkan bahwa pesawat tersebut mendarat di Bandara Internasional Toronto Pearson (YYZ) pukul 19:47. Seorang anggota awak kabin yang bernama Faiza Mukhtar, yang seharusnya kembali ke Pakistan keesokan harinya dengan penerbangan PK784 menuju Karachi Jinnah International (KHI), dilaporkan menghilang.

Baca Juga :

Garuda Indonesia Beli Sertifikat Penurunan Emisi GRK di Bursa Karbon

Juru bicara PIA, Abdullah Hafeez Khan, menyatakan bahwa Faiza Mukhtar “tidak naik ke pesawat dan menghilang.” Kejadian ini menjadi bagian dari kecenderungan yang terjadi di PIA, karena pada tahun 2023, sedikitnya tujuh awak kabin maskapai tersebut mengalami kejadian serupa setelah mendarat di Kanada dalam tugas penerbangan mereka.

Khan membenarkan bahwa pada akhir Desember, Syed Ali Abbas dan Farkhanda Shaheen, dua awak kabin dalam penerbangan PIA dari Lahore Allama International (LHE) yang tiba di Toronto, juga tidak melapor untuk penerbangan berikutnya.

Sebelumnya pada bulan Desember, Ayaz Qureshi tidak masuk tugas setelah tiba di Toronto dari Lahore, sementara pada bulan November, Khalid Afridi dan Fida Hussain Shah juga hilang segera setelah tiba di Toronto dari Islamabad. Laporan itu menambahkan bahwa beberapa orang lainnya juga menyelinap ke Kanada pada bulan-bulan sebelumnya.

Penyebab Menghilangnya Awak Kabin PIA

Tampaknya ada beberapa perkiraan mengenai motivasi para awak kabin meninggalkan jabatan mereka, dengan satu teori yang menyatakan bahwa gaji awak kabin yang rendah dan ketakutan akan masa depan mereka akibat privatisasi yang diharapkan oleh maskapai penerbangan adalah penyebab utamanya.

Ilustrasi pesawat terbang.

Sementara PIA sendiri menyalahkan kebijakan suaka Kanada yang dianggap relatif liberal dan Khan mengatakan bahwa “awak kapal yang mencari suaka adalah hal yang umum di Asia Selatan dan negara-negara berkembang lainnya, oleh karena itu situasi ini tidak hanya terjadi di PIA.”

“Ini bukan kesalahan kami (di pihak maskapai penerbangan) karena kami telah berusaha melakukan upaya seketat mungkin untuk membatasi hal tersebut. Namun, undang-undang Kanada sangat liberal sehingga tindakan tersebut menjadi kontra-efektif.

Di sisi lain, kami sekarang mencari beberapa tindakan hukum terhadap para pelaku, yang melibatkan lembaga penegak hukum,” ujar Khan.

Halaman Selanjutnya

Khan membenarkan bahwa pada akhir Desember, Syed Ali Abbas dan Farkhanda Shaheen, dua awak kabin dalam penerbangan PIA dari Lahore Allama International (LHE) yang tiba di Toronto, juga tidak melapor untuk penerbangan berikutnya.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21